Memakna Kejadian di Rusia dan Ukraina

teodisi

Beberapa hari terakhir, masyarakat dunia dihebohkan oleh ketegangan yang terjadi di Eropa Timur antara Rusia dengan Ukraina & beberapa negara yang mendukungnya. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi di sana?

Mengapa ada konflik?

Ukraina merupakan bagian dari Kekaisaran Rusia selama berabad-abad sebelum menjadi Republik, kemudian meraih kemerdekaan saat Uni Soviet bubar pada tahun 1991. Ukraina berpindah halauan untuk melepaskan "warisan" Kekaisaran Rusia dan menjalin hubungan yang semakin dekat dengan Blok-Barat.

Keputusan Presiden Ukraina; Viktor Yanukovych untuk menolak perjanjian asosiasi dengan Uni Eropa demi hubungan yang lebih dekat dengan Moskow menyebabkan protes massal yang membuatnya digulingkan sebagai pemimpin pada tahun 2014.. Rusia menanggapi dengan mencaplok Semenanjung Krimea, Ukraina dan mendukung pemberontakan separatis yang pecah di timur Ukraina.


Ukraina dan Barat menuduh Rusia mengirim pasukan dan senjatanya untuk mendukung pemberontak. Moskow membantahnya, mengatakan Rusia yang bergabung dengan separatis adalah sukarelawan. Menurut Kyiv, lebih dari 14.000 orang tewas dalam pertempuran yang menghancurkan Donbas, jantung industri timur Ukraina. Peristiwa tersebut kemudian dikenal sebagai Aneksasi Krimea. Pada 18 Maret 2014, pejabat Krimea dan Rusia menandatangani Perjanjian Aksesi Republik Krimea dengan Rusia.

Pencaplokan itu pun memicu ketegangan antara Rusia dan dunia Barat, terutama Uni Eropa dan AS. Uni Eropa dan AS pun menjatuhkan rentetan sanksi terhadap Rusia atas aneksasi Krimea tersebut. Waktu berlalu berbagai sanksi ekonomi telah diterima Rusia dari negara-negara blok barat seiring Pemerintahan Ukraina yang semakin lengkat dengan Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO)-ketersediaan senjata selama Perang Ukraina 2014 di sisi berlawanan dengan Rusia merupakan distribusi dari NATO-. Mesranya antara NATO dengan Ukraina yang bahkan sudah masuk antrean sebagai Calon Anggota NATO yang membuat segalanya menjadi rumit. 

Dalam perjanjian aliansi NATO terdapat klausul yang mengatakan apabila salah satu negara anggota diserang maka seluruh negara yang ada di NATO akan membantu melawan.Dikarenakan Rusia tidak mampu menahan akresi Ukraina ke NATO maka secara bertahap di akhir tahun 2021 pasukan Rusia mulai memadati area perbatasan Rusia-Ukraina yang menurut blok-barat merupakan langkah persiapan Rusia untuk menginvasi tanah Ukraina. Meski Rusia bersikukuh mengatakan tak berencana menyerang Ukraina dan mengecam pemberitaan tentang rencana invasi itu. Tapi ketegangan terus meningkat, dan Presiden Vladimir Putin mengancam "tindakan pembalasan militer-teknikal yang pantas" bila apa yang disebutnya sebagai pendekatan agresif dari Barat ini terus berlangsung.


Sekretaris jenderal NATO memperingatkan risiko konflik sangat nyata dan Presiden AS Biden berkata, ia menebak Rusia akan melanjutkan penyerangan. Amerika Serikat mengaku mengetahui bahwa pasukan Rusia akan masuk ke area Ukraina "dengan pemberitahuan mendadak".

Jadi dengan kata lain hari ini di Eropa Timur sedang dalam kondisi siaga perang. Sebagai daerah sentral dan punya pengaruh besar dalam konstelasi dunia, apapun yang akan terjadi akan sangat berdampak bagi seluruh dunia. Lantas, bagaimana kita bersikap? Seperti apa pandangan kitab suci?

Perhatikan Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 177:


لَيْسَ الْبِرَّاَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيّٖنَ ۚ وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِۙ وَالسَّاۤىِٕلِيْنَ وَفىِ الرِّقَابِۚ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ ۚ وَالْمُوْفُوْنَ بِعَهْدِهِمْ اِذَا عَاهَدُوْا ۚ وَالصّٰبِرِيْنَ فِى الْبَأْسَاۤءِ وَالضَّرَّاۤءِ وَحِيْنَ الْبَأْسِۗ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ

"Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar, dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa."
Sudah sangat jelas Al-Quran memperingatkan kita bahwa kebenaran itu tidak berada di blok-timur maupun blok-barat tapi hanya pada Allah. Blok-Barat dan Timur hari ini sebenarnya sama saja representasi dari Romawi dan Persia di masa lampau, semua hanyalah sejarah yang berulang.

Perhatikan Al-Quran Surah Ar-Rum (30). Enam puluh ayat yang terdapat dalam surah tersebut Allah dengan jelas memperingatkan ummat manusia bagaimana tentang Bangsa Romawi dan apa yang terjadi tentang kejatuhannya.

Beberapa ayat penting antara lain:

غُلِبَتِ الرُّوْمُۙ

2. Bangsa Romawi telah dikalahkan,

فِيْٓ اَدْنَى الْاَرْضِ وَهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ غَلَبِهِمْ سَيَغْلِبُوْنَۙ

3. di negeri yang terdekat dan mereka setelah kekalahannya itu akan menang,

فِيْ بِضْعِ سِنِيْنَ ەۗ لِلّٰهِ الْاَمْرُ مِنْ قَبْلُ وَمِنْۢ بَعْدُ ۗوَيَوْمَىِٕذٍ يَّفْرَحُ الْمُؤْمِنُوْنَۙ

4. dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan setelah (mereka menang). Dan pada hari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman,

بِنَصْرِ اللّٰهِ ۗيَنْصُرُ مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ

5. karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang Dia kehendaki. Dia Mahaperkasa, Maha Penyayang.

وَعْدَ اللّٰهِ ۗ لَا يُخْلِفُ اللّٰهُ وَعْدَهٗ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَ

6. (Itulah) janji Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

يَعْلَمُوْنَ ظَاهِرًا مِّنَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَاۖ وَهُمْ عَنِ الْاٰخِرَةِ هُمْ غٰفِلُوْنَ

7. Mereka mengetahui yang lahir (tampak) dari kehidupan dunia; sedangkan terhadap (kehidupan) akhirat mereka lalai.

اَوَلَمْ يَتَفَكَّرُوْا فِيْٓ اَنْفُسِهِمْ ۗ مَا خَلَقَ اللّٰهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَآ اِلَّا بِالْحَقِّ وَاَجَلٍ مُّسَمًّىۗ وَاِنَّ كَثِيْرًا مِّنَ النَّاسِ بِلِقَاۤئِ رَبِّهِمْ لَكٰفِرُوْنَ

8. Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka? Allah tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya kebanyakan di antara manusia benar-benar mengingkari pertemuan dengan Tuhannya.

اَوَلَمْ يَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَيَنْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۗ كَانُوْٓا اَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَّاَثَارُوا الْاَرْضَ وَعَمَرُوْهَآ اَكْثَرَ مِمَّا عَمَرُوْهَا وَجَاۤءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنٰتِۗ فَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلٰكِنْ كَانُوْٓا اَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُوْنَۗ

9. Dan tidakkah mereka bepergian di bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul)? Orang-orang itu lebih kuat dari mereka (sendiri) dan mereka telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya melebihi apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang jelas. Maka Allah sama sekali tidak berlaku zalim kepada mereka, tetapi merekalah yang berlaku zalim kepada diri mereka sendiri.

ثُمَّ كَانَ عَاقِبَةَ الَّذِيْنَ اَسَاۤءُوا السُّوْۤاٰىٓ اَنْ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَكَانُوْا بِهَا يَسْتَهْزِءُوْنَ ࣖ

10. Kemudian, azab yang lebih buruk adalah kesudahan bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan. Karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah dan mereka selalu memperolok-olokkannya.

فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَهُمْ فِيْ رَوْضَةٍ يُّحْبَرُوْنَ

15. Maka adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, maka mereka di dalam taman (surga) bergembira.

وَاَمَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا وَلِقَاۤئِ الْاٰخِرَةِ فَاُولٰۤىِٕكَ فِى الْعَذَابِ مُحْضَرُوْنَ

16. Dan adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami serta (mendustakan) pertemuan hari akhirat, maka mereka tetap berada di dalam azab (neraka).

فَاَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ حَنِيْفًاۗ فِطْرَتَ اللّٰهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَاۗ لَا تَبْدِيْلَ لِخَلْقِ اللّٰهِ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُۙ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَۙ

30. Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,

مُنِيْبِيْنَ اِلَيْهِ وَاتَّقُوْهُ وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَلَا تَكُوْنُوْا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَۙ

31. dengan kembali bertobat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta laksanakanlah salat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,

مِنَ الَّذِيْنَ فَرَّقُوْا دِيْنَهُمْ وَكَانُوْا شِيَعًا ۗ كُلُّ حِزْبٍۢ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُوْنَ

32. yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.

وَاِذَا مَسَّ النَّاسَ ضُرٌّ دَعَوْا رَبَّهُمْ مُّنِيْبِيْنَ اِلَيْهِ ثُمَّ اِذَآ اَذَاقَهُمْ مِّنْهُ رَحْمَةً اِذَا فَرِيْقٌ مِّنْهُمْ بِرَبِّهِمْ يُشْرِكُوْنَۙ

33. Dan apabila manusia ditimpa oleh suatu bahaya, mereka menyeru Tuhannya dengan kembali (bertobat) kepada-Nya, kemudian apabila Dia memberikan sedikit rahmat-Nya kepada mereka, tiba-tiba sebagian mereka mempersekutukan Allah.

لِيَكْفُرُوْا بِمَآ اٰتَيْنٰهُمْۗ فَتَمَتَّعُوْاۗ فَسَوْفَ تَعْلَمُوْنَ

34. Biarkan mereka mengingkari rahmat yang telah Kami berikan. Dan bersenang-senanglah kamu, maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu).

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ

41. Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

قُلْ سِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَانْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلُۗ كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّشْرِكِيْنَ

42. Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).”

فَاَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ الْقَيِّمِ مِنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ يَوْمٌ لَّا مَرَدَّ لَهٗ مِنَ اللّٰهِ يَوْمَىِٕذٍ يَّصَّدَّعُوْنَ

43. Oleh karena itu, hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus (Islam) sebelum datang dari Allah suatu hari (Kiamat) yang tidak dapat ditolak, pada hari itu mereka terpisah-pisah.

Perhatikan pula Lukas Pasal 21!

7) Lalu mereka bertanya kepadanya, demikian, ”Guru, kapankah sesungguhnya hal-hal ini akan terjadi, dan apa yang akan menjadi tanda apabila hal-hal ini ditentukan untuk terjadi?”
8) Ia mengatakan, ”Hati-hatilah agar kamu tidak disesatkan; karena banyak orang akan datang atas dasar namaku, dengan mengatakan, ’Akulah dia’, dan, ’Waktu yang ditentukan sudah dekat. Janganlah mengikuti mereka.
9) Selanjutnya, apabila kamu mendengar tentang peperangan dan kekacauan, jangan takut. Karena hal-hal ini harus terjadi dahulu, tetapi akhir itu tidak segera terjadi.
10) Kemudian ia mengatakan kepada mereka, ”Bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan;
11) dan akan ada gempa bumi yang hebat, dan di berbagai tempat akan ada sampar dan kekurangan makanan; dan akan ada pemandangan yang menakutkan dan tanda-tanda yang hebat dari langit.
12) Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku.
13) Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.
14) Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu.
15) Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu.
16) Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh
17) dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku.
18) Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang.
19) Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu."

Semua hanyalah sejarah yang berulang. Dengan semakin tegangnya kondisi hubungan internasional hari ini (termasuk di Laut China Selatan) harusnya membuat kita yakin bahwa kebangkitan cahaya Tuhan semakin dekat sebagaimana tanda-tanda yang telah diperlihatkan.

Mari kita mempergunakan Kitab Suci sebagai petunjuk untuk memahami sejarah dan sebagai alat untuk mempertimbangkan langkah kita dalam hidup, bila kita memang yang dimaksud dalam kitab suci sebagai orang-orang yang berfikir.

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama